[Review] Mengintip Samsung Galaxy Note

sedari awal harus ditegaskan, saya tidak diminta samsung maupun tidak diberi Galaxy Note gratis oleh samsung (walaupun maunya begitu.. :D ) tapi dari saat info Samsung Galaxy Note merebak, saya sudah melihat bahwa ini gadget unik yang cukup menarik. setelah sekian lama mencari-cari informasi. ternyata dapat kabar dari kantor kalau Redaksi Sinyal sedang oprek Galaxy Note. segeralah saya menuju lantai 6 kantor untuk melihat secara langsung Gadget ini. dan saya akan melaporkan pandangan mata, walau tanpa bahasan detil karena memang saya bukan ahlinya. :D

Kondisi masih di kotak

Dikeluarkan dari kotak

isi Kotak Galaxy note minus handset

wujud Galaxy Note di tangan

Galaxy Note dan S Pen

Galaxy Note dan Galaxy S2

NETWORK - 2G Network GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
- 3G Network HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100
STATUS - Announced 2011, September
- Exp. release 2011
SIZE - Dimensions 146.9 x 83 x 9.7 mm
- Weight 178 g
DISPLAY - Type Super AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors
- Size 800 x 1280 pixels, 5.3 inches
- Gorilla Glass display
- TouchWiz UI v4.0
- Multi-touch input method
- Accelerometer sensor for UI auto-rotate
- Touch-sensitive controls
- Proximity sensor for auto turn-off
- Gyroscope sensor
SOUND - Alert types Vibration; MP3, WAV ringtones
- Loudspeaker Yes
- 3.5mm jack Yes
MEMORY - Phonebook Practically unlimited entries and fields, Photocall
- Call records Practically unlimited
- Internal 16GB/32GB storage, 1 GB RAM
- Card slot microSD, up to 32GB, 2 GB included
CONNECTIVITY - GPRS Class 12 (4+1/3+2/2+3/1+4 slots), 32 – 48 kbps EDGE Class 12
- 3G HSDPA, 21 Mbps; HSUPA, 5.76 Mbps
- WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, DLNA, Wi-Fi Direct, Wi-Fi hotspot
- Bluetooth Yes, v3.0+HS
- Infrared port No USB Yes, v2.0 microUSB (MHL), USB On-the-go
CAMERA - Primary 8 MP, 3264×2448 pixels, autofocus, LED flash
- Features Geo-tagging, touch focus, face and smile detection, image stabilization
- Video Yes, 1080p@30fps
- Secondary Yes, 2 MP
SOFTAWARE - OS Android OS, v2.3 (Gingerbread)
- CPU Dual-core 1.4GHz ARM Cortex-A9 proccessor, Mali-400MP GPU, Exynos chipset
FEATURES - Messaging SMS(threaded view), MMS, Email, Push Mail, IM, RSS
- Browser HTML
- Radio Stereo FM radio with RDS
- Games Yes
- Colors Black
- GPS Yes, with A-GPS support
- Java Yes, via Java MIDP emulator
- S Pen stylus
- NFC connectivity (optional)
- Active noise cancellation with dedicated mic
- NFC support (optional)
- TV-out (via MHL A/V link)
- SNS integration
- Digital compass
- Organizer
- Image/video editor
- Document editor (Word, Excel, PowerPoint, PDF)
- Google Search, Maps, Gmail, YouTube, Calendar, Google Talk, Picasa integration
- Adobe Flash 10.1 support
- Voice memo/dial/commands
- Predictive text input (Swype)
- Samsung ChatON
- Barometer sensor
PLAYBACK - MP4/DivX/XviD/WMV/H.264/H.263 player
- MP3/WAV/eAAC+/AC3/FLAC player
BATTERY - Standard battery, Li-Ion 2500 mAh

berikut video nya:

 

Mengenai pendapat saya. ini keren sekali. tapi tidak jauh berbeda memang dengan Galaxy S2 selain lebih lebar dan memiliki S Pen. dan saya juga merasa experience ketika menulis dengan S Pen tidak begitu halus. tapi selebihnya ini cukup sempurna untuk melengkapi barisan gadget android samsung. tapi saya masih cukup puas dengan DeLL Streak 5 saya.

Kini Samsung makin menggila didunia Android dengan memunculkan produk hampir disemua Size, bagaimana pendapat anda?

Idealisme, Mimpi dan Salary

kemarin baru saja sedikit kaget mendengar kisah demo pegawai telkomsel. perusahaan yang saya kira masih menjadi yang terbaik dari banyak sisi di dunia telekomunikasi indonesia. dari segi bisnis, prospek apalagi benefit. sedikit heran memang, berdasarkan informasi sahabat yang berkerja disana, benefit yang diterima sangatlah lebih dari cukup. rata-rata perbulan yang besar ditambah bonus 3 bulanan yang menggiurkan. dan mereka masih mendemokan kenaikan. dashyat.

pagi ini ngobrol dengan sahabat, tentang individu yang baru pada fase awal berkerja tapi hendak menuntut kesesuaian gaji hanya karena diberi sedikit tanggung jawab lebih.

Salary itu penting? penting sekali. duit itu penting. omong kosong yang bilang tidak penting. tapi sungguh sayang jikalau semua idealisme, passion, dan mimpi kita kadang rela terbelok cuma karena kita menempatkan kepentingan uang sebagai kepentingan terdepan.

entah ya, semua orang punya prinsip berbeda. entah dilatari oleh background hidup yang berbeda-beda pula. tapi secara pribadi untuk masalah ini, saya punya idealisme tersendiri. bagi saya, mensketsa karir itu layaknya membuat lukisan sempurna. kita mengetahui bahwa gambar apa yang akan kita hasilkan pada akhirnya. demi mencapai kesempurnaan, semua langkah dari awal kita perhitungkan. goresan awal bisa jadi tidak bermakna apa-apa. tapi karya besar itu lahir dari ribuan goresan itu. yang pada akhirnya membentuk “Gambar Akhir” yang luar biasa.

untuk menjadi apa yang kita inginkan, terkadang kita harus idealis terhadap rencana yang kita bangun. mulai dari langkah awal. dan biasanya godaan benefitlah yang membelokan. setelah itu biasanya ada godaan nama besar. yang padahal sedikit mengaburkan jalan anda menuju target akhir. menjalani apa yang memang sepenuh hati kita jalani adalah kesempurnaan karir. karena benefit yang sesungguhnya adalah ketika kita bersemangat bangun pagi karena kita tau kita akan melakukan apa yang kita cintai hari itu, dan ketika pulang, kita tidak sabar untuk menghadapi pagi kembali. melakukan apa yang kita senangi.

kemarin malam saya membaca buku biografi steve jobs yang sangat detil. dari keseluruhan cerita, hanya steve jobs yang benar-benar terlihat mengerjakan apa yang dia cintai (walau dengan cara yang terkadang menyebalkan). sehingga dia dapat menghadirkan berbagai produk apple yang kini mempesona dunia. dan ketika dia ditanya mengenai tujuan bisnisnya, dia hanya berkata bahwa dia mendapatkan semuanya ketika dia berhasil menciptakan sesuatu yang dapat merevolusi hidup banyak orang. uang adalah yang kesekian.

malukah kita dengan inspirasi yang ada? ketika pemuda di indonesia sibuk merengek kenaikan gaji dikarenakan kontribusi setengah-setengah? atau bahkan tidak ada?

Dream Theater : Legenda teruslah berkarya

dulu, saya adalah musisi setengah matang yang tumbuh oleh lagu-lagu dari Dream Theater.

masa SMA saya yang diisi oleh banyak cerita mengenai kegiatan ngeband yang sebagian besar mengisahkan mengenai bertapa sulitnya kita mencoba untuk bukan hanya mendengar lagu dream theater, tapi juga memainkannya. seperti yang kita ketahui, nada progresif yang hadir di setiap lagu dream theater itu cantik tapi sulit dicoba. tentunya untuk penggemar dream theater masih ingat bukan kombinasi instrumental panjang diakhir lagu Metropolis part 1? pasti masih membekas. dan lagu yang paling saya dan teman seband favoritkan adalah lagu Take the Time.

dream theater formasi awal

hingga pada saat tidak memainkan musik rock progresif lagi, kebiasaan mendengarkan lagu dream theater tidak pernah hilang, Ytse jam dan Under glass moon adalah lagu tidur saya. dan saya adalah penggemar fanatik alunan bass john myung yang selalu menjadi jantung nada seluruh lagu Dream Theater. saya juga menggemari lick luar biasa indah yang selalu diciptakan John petrucci juga simfoni mistis yang diciptakan tuts keyboard Jordan ruddes. suara James labrie adalah pesona sempurna musik jenius mereka dan tentunya tidak ada yang pernah melupakan kemegahan suasana yang dihadirkan drum Mike portnoy.

Dream theater masih dengan mike portnoy

Dream theater beberapa kali mengganti posisi pemain keyboardnya, tapi Mike Portnoy bukanlah tokoh yang diharapkan untuk keluar. tentu saja semua penggemar dream theater sedih dan tidak sama sekali mengira ini terjadi. terlebih lagi kabarnya mike memilih keluar karena kerjasama singkatnya dengan A7x.

tapi kabarnya kini telah hadir pengganti Mike Portnoy, dia adalah sosok Drummer yang juga mendunia, tentu saja.. karena tidak mungkin mengganti posisi mike portnoy dengan drummer kemarin sore yang belum dapat dijamin kualitasnya. drummer itu adalah Mike Mangini. mike mangini tercatat pernah berkarya bersama Steve vai, Extreme dan banyak musisi lain. hal ini tentu menjadi jaminan mutu hadirnya mangini untuk menggantikan posisi mike portnoy.

ini terbukti menjadi titik balik yang terang (walau masih saja banyak penggemar DT yang merasa tidak puas) banyak hal yang dapat kita pelajari dari sisa personil Dream Theater yang memilih untuk secara rasional mencari “Tokoh Sepadan” dan move on. karena berharap kepada pihak yang pernah berfikir untuk meninggalkan juga tidak sepenuhnya bisa dilakukan. sehebat apapun Mike portnoy, meninggalkan Band yang sudah seperti keluarga demi proyek diluar tentunya tidak bisa semudah itu diwajarkan. ketegasan adalah nilai komitmen. bahkan ketika seorang mike portnoy meminta kembali, personil memilih untuk menutup pintu.

yah, selamat datang mike mangini, selamat datang di keluarga besar Dream Theater. mike portnoy adalah kenangan indah dream theater, tapi kami selalu siap mendengar jiwa baru yang menyegarkan. kami tunggu karyanya. :)

Dream theater dengan formasi baru

cerita ini sudah lama terjadi. tapi untuk yang belum pernah mendengar kabarnya, inilah cerita Dream Theater kita.

Apa itu Twitwar?

pagi-pagi ini sedang asik-asiknya duduk dan nonton Helen of Troy di HBO. sambil sesekali cek timeline.

pemandangan yang cukup sering terlihat dari twitter dihari libur adalah twitwar. sesuatu yang terkadang menarik disimak dan terkadang menyebalkan kalau sudah jadi debat kusir. dan hari ini akun yang perang adalah oknum dari ICW dan oknum yang sempat heboh karena berhasil Skype-ing dengan salah satu tersangka korupsi dan diliput oleh media nasional.

mengenai pembahasannya, saya tidak berminat membahasnya lebih dalam. karena ya standar, awalnya menarik. ketika meruncing dan tidak menemukan titik temu, mulai saling serang kesalahan dan isu jelek masing-masing yang sama-sama belum pasti.

didunia twitter, istilah twitwar ini punya artian “Perang” antara dua akun mengenai satu pembahasan tertentu. twitwar biasanya sudah dibedakan dari sekedar adu opini. karena biasanya berlanjut panjang, sudah berbumbu kata-kata emosi dan cenderung bukan merujuk ke pencarian informasi yang benar. tapi mengalahkan dan menyudutkan lawan bicara. tambahannya ya lawan bicara juga diserang oleh pemirsa yang menyaksikan twitwar dan memiliki kesamaan opini dengan pemenang.

capek? jelas. kesel? jelas. Puas? terkadang.

biasanya Twitwar berangkat dari perbedaan opini, penyepelean etika atau background individu yang datang dari dua badan yang memang berseteru didunia nyata. alasan biasanya ya itu. kalau memang perbedaan opini, biasanya twitwar ini yang secara konten lumayan memberikan informasi kepada para penyimak. tapi kalau twitwar yang ada dari penyepelean etika biasanya lumayan absurd. ini berhenti hingga salah satu sedikit dewasa untuk mereda. kalau yang memang dari dunia nyatanya berseteru, ini yang berpotensi jadi debat kusir.

Tapi ya, tidak bisa dipungkiri Twitwar adalah salah satu hal yang menghiasi dunia Twitter indonesia. tapi memang lebih baik ketika perbedaan pendapat terjadi, ada hal-hal yang tetap harus dipegang teguh. seperti etika dan fokus ke penyelesaian masalah. minimal supaya bisa dinikmati oleh saya yang jadi pemirsa. :D

Saya belum pernah terlibat di Twitwar, Kalau anda?

Sejenak mengenang Steve Jobs

ya sebut saja saya telat posting.

tapi saya rasa, duka terhadap hilangnya salah satu seniman teknologi besar tidak akan cepat dilupakan.

Steve Jobs, Pemuda kelahiran 1955. pemuda dengan sejuta mimpi dan konsistensi. pemuda dengan level ekspektasi akan kesempurnaan yang amat tinggi. pemuda dengan sejuta pujian. Pemuda yang berbisnis dengan hati.

dibalik sikapnya yang dikabarkan sangat angkuh dan tertutup. dapat saya bilang justru tidak ada pemimpin di perusahaan yang memiliki kecintaan terhadap pelanggan sebesar Steve Jobs. hanya steve jobs yang lebih memilih untuk berusaha keras menciptakan teknologi yang justru bertujuan agar tidak ada konsumen yang akan berusaha keras mempelajarinya.

dia menciptakan model usaha yang betul-betul menyingkap apa yang benar-benar dibutuhkan konsumen, bukan hanya apa yang diinginkan.

Steve Jobs, Dunia kehilanganmu. tapi tidak dengan inspirasimu. itu abadi.

Musholla di dalam Mall

dulu sekali.

dulu sekali saya tidak suka Shalat ketika berpergian di Mall. mengapa? pertanyaan saya kepada ayah saya selalu sama. jikalau manusia menganggap Shalat sebagai perbuatan suci yang menggambarkan hubungannya kepada tuhannya, mengapa arena sholat didalam Mall dibuat seakan-akan bukan tempat yang dihormati?. bukankah tempat “berdoa” identik dengan tempat yang kita hormati, kita jaga kebersihannya serta kita sucikan?

pernahkah kalihan melihat tempat sholat di Mall beberapa tahun yang lalu? yap kebanyakan berada di area yang sama. di area parkir, bahkan sebagian besar dipojokan. beberapa bahkan tidak memakai pendingin sama sekali. tersudut, panas dan cenderung kotor. padahal dipakai untuk beribadah.

sejak saat itu saya membayangkan, tentu akan sangat indah ketika akan ada saatnya jika tempat sholat setidaknya diposisikan ditempat yang jauh lebih nyaman. berada dibagian Mall yang gampang diakses. diberi setidaknya pendingin agar dapat beribadah dengan nyaman, tempat mengambil wudhu yang luas, dan sebagainya. tapi yah sudahlah, apa mau dikata. pengusaha property tentu lebih memilih mengalokasikan posisi untuk outlet yang akan menghantarkan banyak uang untuknya.

tapi masa mulai berubah, nampak kecenderungan harapan terhadap servis mulai kental. manusia tidak lagi hanya berpusat pada kebutuhan, tetapi juga nilai tambah yang membuatnya nyaman. tuntutan tempat ibadah yang “Manusiawi” dipusat umum seperti Mall terus berdatangan. Mall mulai melakukan pembenahan.

dari beberapa Mall yang ada, perhatian saya jatuh kepada Gandaria City.

tempat menitip sepatu/sandal. keren ya

mengapa Gandaria City? Gandaria City menghadirkan Musholla yang bukan hanya nyaman dari segi fasilitas. mereka memperhatikan hal-hal kecil mulai dari ukuran tempat sholat, pendingin, tempat ber wudhu bahkan tempat menunggu. tempat berwudhu dibuat cukup besar dan Lega.

Tempat Wudhu

Selain tempat wudhu, tempat sholatnya sendiri berukuran cukup luas. tidak perlu berpanjang-panjang antri. karena besarnya sudah cukup untuk banyak orang sekalipun. fasilitas sarung telah disediakan untuk yang mungkin tidak membawa perlengkapan sholat lengkap dan Al-Quran bersih dan terjaga kondisinya serta siap dipergunakan.

Tempat Sholat

Musholla ini berada didalam Bagian Mall, individu yang ingin beribadah tidak perlu jauh-jauh berjalan. karena posisi Mushalla ini dibuat sedemikian rupa agar dapat mudah dicari dan diakses semua pengunjung Mall.

Bagi saya, beribadah bisa dengan banyak hal. salah satunya adalah memfasilitasi umat muslim lainnya untuk beribadah dengan nyaman dan Layak. terima kasih bukan hanya kepada Gandaria City, tapi juga Mall-mall yang sudah mulai memikirkan akan kenyamanan pengunjung dalam beribadah. sesungguhnya ketenangan ini mahal harganya. tetapi jauh lebih memberikan Value dari sekedar mentargetan tercapainya tujuan bisnis semata.

Saya jadi makin rajin Sholat di Mall.. hehehehe.. Kalau anda?

Satu Langkah Besar dari Sang Kakak

Muda, pintar dan mampu membaur dengan siapa saja. tidak pernah heran bahwa dia disukai banyak orang dari dulu hingga sekarang. tidak sedikit wanita yang mengidolakan beliau dari dulu.. ya hingga sekarang.

beberapa tahun lalu justru dia memilih untuk tidak kemana-mana. dia memilih untuk meletakan hatinya untuk satu sosok wanita yang begitu sempurna dimatanya. sayapun tidak pernah menyangka secepat ini dia berkata..

“Inilah Saatnya”

Ditengah Tante-tante yang hadir dari jauh

Prosesi Lamaran

Bersama Keluarga Besar

pasangan yang berbahagia bersama saya dan @cmeythasari

Saya jadi memikirkan masa-masa penting tersebut, kalau anda?